Selasa, 16 Agustus 2011

Akupunktur Diabetes Mellitus

Terapi akupuntur sudah umum dikenal di Cina untuk mengobati penyakit diabetes. Pada tahun 1994, Chen dkk melakukan penelitian terapi akupunktur terhadap 60 pasien. Sejumlah pasien tersebut mempunyai kriteria yang hampir sama, baik dari sisi gejala klinis maupun hasil pemeriksaan lab (hasil tes gula darah dan kencing). 60 pasien tersebut dibagi dlm dua kelompok secara acak, masing-masing (38) untuk kelompok perlakuan dan sisanya (22) adalah kelompok control. Kedua kelompok mendapatkan diet yang sama selama masa percobaan. Kelompok perlakuan diberikan terapi akupunktur pada titik-titik LI-11, Sp-6, St-36, Bl-20, LU-10,CV-4, GV-20, selama 30 hari bertutut-turut.
Hasilnya, 25 dari 38 pasien yang diterapi dengan akupuntur mempunyai kadar gula darah puasa = 130mg/dl sedangkan kadar gula darah 2 jam sesudah makan <= 150mg/dl. Pada 10 pasien terjadi perbaikan gejala klinis, GDP ,150mg/dl dan GD2JPP , 180 mg/dl. Sedangkan tiga pasien sisanya tidak memberikan respon.
Dalam penelitian tersebut lebih jauh dilaporkan bahwa terapi akupunktur pada pasien diabetes menghasilkan penurunan bermakna secara statistic pada kadar kolesterol darah, kadar trigliserida, dan beta lipoprotein. Penurunan yang sangat mencolok didapatkan pada kadar trigliserida darah dari 151 sampai mencapai 117, berarti mengalami penurunan sampai > 20 %.
Hou Al (1993) dalam penelitian menggunakan titik Sp-6 sebagai titik utama ditambah titik-titik feishu (BL-13), sanjiaoshu (BL-22), zuzsanli (ST-36), taixi (KI-3) ditambah shenshu (BL-23) pada 30 sampel pasien diabetes. Untuk satu seri terapi dilakukannya setiap hari selama 12 hari.
Dilakukan penusukan jarum pada titik tersebut di atas, setelah terasa deqi jarum dibiarkan tinggal selama 30 menit. Dia memperoleh hasil terbaik pada pasien dengan usia yang lebih muda dibandingkan dengan hasil yang diperoleh pada pasien yang berusia lebih tua. Criteria yang dipakai adalah penurunan gula darah menjadi normal atau mendekati normal. Untuk memperoleh hasil optimal, Hou Al melakukan antara 2-3 seri dengan selang waktu 2-3 hari istirahat, antara setiap seri terapi.
Pada percobaan yang dilakukan oleh Liu Zhicheng dan Sun Fengmin dari salah satu perguruan tinggi Traditional Chinese Medicine Nanjing (1994) menyampaikannya pada kesimpulan bahwa : terapi akupunktur pada pasien usia muda lebih baik hasilnya jika dibandingkan dengan kasus diabetes pada penderita usia tua. Demikian juga hasil terapi akan lebih baik pada kasus diabetes ringan daripada yang lebih berat.
Titik-titik yang digunakan
Dari penelaahan yang mendalam melalui beberapa sumber artikel Hu Hui (1995), peneliti dari RS Universitas Traditional Chinese Medicine Dongzhimen di Beijing, merangkum beberapa titik yang sering digunakan adalah :
• feishu (BL-13),
• pishu (BL-20),
• shenshu (BL-23),
• zusaanli (St-36),
• sanyinjiao (Sp-6),
• guanyuan (CV-4),
• taixi (KI-3),
• zhongwan (CV-12),
• geshu (BL-17),
• quchi (LI-11),
• hegu (LI-4),
• shenmen (HT-7),
• neiguan (PC-6),
• fuliu (KI-7).
Titik-titik akupuntur tersebut telah digunakan baik di Amerika maupun di Negara-negara lain di dunia.
Sumber : www.dr-rocky.com

Sabtu, 11 Juni 2011

Infertility (Sulit Memiliki Keturunan)

Infertilitas didefinisikan sebagai sulit menjadi hamil setelah beberapa tahun menjalani aktivitas seksual secara teratur selama ovulasi. Infertilitas menimpa lebih dari 6 juta pasangan Amerika, dimana sekitar 40 persen tersebut diberikan untuk laki-laki dan 60 persen kepada mitra perempuan.

Untuk wanita, ada banyak alasan yang berkontribusi terhadap ketidaksuburan, seperti kegagalan ovulasi, tersumbatnya saluran telur, endometriosis, fibroid rahim, polip, adhesi panggul, penyakit radang panggul, klamidia, ketidakseimbangan hormon, usia (terutama yang lebih tua dari 34) dan masalah psikologis. Seringkali, lebih dari satu penyebab berkontribusi terhadap infertilitas.

Untuk dapat hamil sebenarnya kuncinya ada pada pengaturan menstruasi. Jika Menstruasi lancar atau normal maka dapat dipastikan wanita tersebut tidak memiliki masalah, besar kemungkinan ada pada pihak laki-laki.

Menstruasi normal yaitu Menstruasi datang teratur dan selesai normal kurang lebih 7 hari, keluar darah normal tidak sedikit atau banyak juga tidak ada keluhan nyeri. jika ada nyeri artinya ada suatu sumbatan yang ada pada rahim, jika keluarnya banyak atau berlebihan, sudah dipastikan energy pada organ ginjal lemah, jika keluarnya sedikit biasanya ada panas didalam rahim yang berhubungan dengan fungsi organ liver.

Terapi terbaik untuk mendapatkan keturunan
1. Akupunktur
Akupunktur berfungsi untuk melancarkan peredaran darah, mengatur organ tubuh yang berhubungan dengan menstruasi sehingga kandungan menjadi kuat dan subur.

salah satu organ yang berhubungan dengan keturunan adalah
Organ Ginjal suatu organ yang berfungsi menyimpan dan mengatur energy keseluruh organ tubuh yang memiliki hubungan istimewa atau hubungan langsung dengan organ Uterus serta organ lainnya
ciri-ciri fungsi organ ginjal menurun.
1. tidak tahan dengan udara dingin
2. Tulang sering terasa linu
3. pelupa
4. Keringat berlebihan (Hubungan ginjal dan jantung yang tidak seimbang)
5. Haid berlebihan.
6. dll

Moxibation adalah metode pemanasan pada titik akupunktur yang bertujuan untuk menghangatkan rahim atau menghilangkan dingin pada rahim bertujuan untuk menyuburkan kandungan serta menguatkan organ ginjal.